Showing posts with label Softskill. Show all posts
Showing posts with label Softskill. Show all posts

Saturday, November 24, 2012

Jawaban Soal Project Integration Management

Jawaban Soal Project Integration Management  » The FIM Site kali ini akan sedikit berbagi info mengenai Jawaban Soal Project Integration Management.

Berikut adalah jawaban dari Soal Project Integration Management:
  1. Tiang penyangga yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh seluruh knowledge area dalam Manajemen Proyek
  2. Mengidentifikasi,  menentukan, menggabungkan, menyatukan, dan mengkoordinasikan proses
  3. Karena apabila dilakukan dengan benar, akan menghasilkan segala poses dari proyek berjalan lancar.
  4. Ada tujuh proses
  5. Hasil ini termasuk chart proyek, rencana proyek, dan awal dari pernyataan ruang lingkup proyek
  6. Pengembangan piagam proyek,pengembangan ruang lingkup pernyataan awal, pengembangan dari rencana proyek, mengarahkan dan pemantauan pelaksanaan proyek, pekerjaan proyek harus dipantau dan dikendalikan, meninjau proses, keberhasilan dan defisit yang ditemukan selama siklus hidup proyek
  7. Perencanaan yang tidak memadai, integrasi atau alokasi sumber daya, Kurangnya tujuan yang jelas dan indikator kunci keberhasilan dan Kurangnya manajemen proyek secara menyeluruh 
  8. Interaksi antara proses-proses individu membutuhkan integrasi efektif  
  9. Project Scope Management, Project Time Management, Project Cost Management, Project Quality Management, Project Human Management, Project Communication Management, Project Risk Management, Project Procurement Management
  10. Dokumen formal yang menyatakan keberadaan sebuah proyek dan memberikan arahan akan tujuan dan manajemen proyek
  11. Karena keberadaan project charter dapat digunakan untuk memberikan wewenang penggunaan sumber daya yang ada dalam sebuah organisasi dalam rangka menyelesaikan sebuah proyek
  12. Scope statement awal yang dibangun selama inisiasi proyek agar seluruh tim proyek dapat segera memulai diskusi pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan proyek sesuai dengan ruang lingkup proyek
  13. Dokumen yang dapat digunakan untuk mengkoordinasikan semua dokumen perencanaan proyek. Tujuan utamanya adalah memberikan tuntunan dalam eksekusi proyek
  14. Gambaran Umum mengenai proyek, Deskripsi bagaimana proyek diorganisir, Manajemen dan proses teknis yang digunakan dalam proyek, Pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan, jadwal dan informasi biaya proyek
  15. Tahap melaksanakan pekerjaan yang telah digambarkan dalam project plan. Area aplikasi proyek sangat mempengaruhi eksekusi proyek, karena selama eksekusi proyek inilah produk dari proyek dihasilkan
  16. Kepemimpinan, Komunikasi, Politik, Kemampuan menggunakan tools dan techniques
  17. Rekomendasi tindakan korektif atau preventif. Korektif dalam rangka meningkatkan kinerja proyek, preventif dalam rangka mereduksi probabilitas konsekuensi negatif yang berkaitan dgn resiko proyek
  18. Melibatkan meninjau proses, keberhasilan dan defisit yang ditemukan selama siklus hidup proyek
  19. Kunci koordinasi sdm, rencana dan pekerjaanpekerjaan yang harus dilakukan selama proyek berlangsung, serta pintu komunikasi antara proyek dengan top manajemen
  20. Manajer Proyek harus mampu mengintegrasikan seluruh knowledge area selama project life cycle berlangsung. Kebanyakan manajer proyek terlaku berfokus pada hal-hal yang detail tetapi melupakan “big picture” dari proyek yang sedang dikerjakan.

     
     

     

     

Soal Project Integration Management

Soal Project Integration Management  » The FIM Site kali ini akan sedikit berbagi info mengenai Soal Project Integration Management ...

Pertanyaannya:
  1. Apa pengertian dari  Project Integration Managemen?
  2. Apa saja proses yang diperlukan dalam Project Integration Management?
  3. Kenapa harus terdapat  Project Integration Management?
  4. Ada beberapa proses yang terlibat dalam Project Integration Management?
  5. Hasil apa yang didapat dari Project Integration Management?
  6. Sebutkan proses-proses yang terlibat dalam Project Integration Management?
  7. Apa saja risiko kondisi dalam Project Integration Management?
  8. Maksud apa dari integrasi efektif dalam Manajemen Proyek?
  9. Sebutkan Knowledge areas dari Project Integration Management?
  10. Apa pengertian dari Project Charter?
  11. Kenapa terdapat Project Charter?
  12. Apa pengertian dari Project Preliminary Scope?
  13. Apa pengertian dari Project Management Plan?
  14. Sebutkan elemen dalam Project Management Plan!
  15. Apa pengertian dari Eksekusi Proyek?
  16. Keterampilan apa yang harus dimiliki dalam Eksekusi Proyek?
  17. Apa pengertian dari Kontrol Proyek?
  18. Apa yang terlibat dalam penutupan Proyek?
  19. Kunci apa yang haru dimiliki oleh manajer proyek?
  20. Hal apa yang harus dilakukan oleh manajer proyek? 

Project Integration Management

Project Integration Management  » The FIM Site kali ini akan sedikit berbagi info mengenai Project Integration Management.



Project Integration Management  adalah tiang penyangga yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh seluruh knowledge area dalam Manajemen Proyek. Dengan melibatkan koordinasi seluruh knowledge area dalam project life cycle.
Dan juga merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh Manajer Proyek sebagai kunci koordinasi sdm, rencana dan pekerjaanpekerjaan yang harus dilakukan selama proyek berlangsung, serta pintu komunikasi antara proyek dengan top manajemen.

Manajer Proyek harus mampu mengintegrasikan seluruh knowledge area selama project life cycle berlangsung. Kebanyakan manajer proyek terlaku berfokus pada hal-hal yang detail tetapi melupakan “big picture” dari proyek yang sedang dikerjakan.


Proses dan kegiatan yang diperlukan untuk mengidentifikasi,  menentukan, menggabungkan, menyatukan, dan mengkoordinasikan proses dan kegiatan proyek manajemen dalam Grup Manajemen Proyek  termasuk  dalam Kawasan Pengetahuan Proyek  Integrasi  Manajemen.  Karakteristik  penyatuan, konsolidasi, artikulasi dan tindakan integratif sangat penting bagi penyelesaian suatu proyek dalam  konteks  integrasi.

Apakah Manajemen Proyek Integrasi?
 
Integration manajemen merupakan unsur manajemen proyek yang mengkoordinasikan semua aspek proyek. Proyek integrasi, ketika dilakukan dengan benar, akan menghasilkan segala poses dari proyek berjalan lancar. Integrasi manajemen akan menghasilkan serangkaian tujuan yang menghasilkan. Hasil ini termasuk chart proyek, rencana proyek, dan awal dari pernyataan ruang lingkup proyek. Di bawah ini adalah ringkasan dari apa yang melibatkan manajemen proyek integrasi.

Proses apa saja yang Terlibat dalam Manajemen Proyek Integrasi?
 
Integrasi manajemen melibatkan tujuh proses. Yang pertama dari proses ini adalah pengembangan piagam proyek. Piagam memulai proyek proyek. Dokumen ini memberi wewenang proyek untuk mendapatkan berlangsung. Proyek charter negara tujuan proyek dan nama manajer proyek. Hal ini biasanya tidak lebih dari satu halaman panjang.
 
Proses kedua adalah pengembangan ruang lingkup pernyataan awal. Dokumen ini akan ditinjau kembali dalam unsur manajemen lingkup PMBOK. Pernyataan lingkup mendefinisikan apa dan apa yang bukan bagian dari proyek. lingkup laporan Yah-pasti akan menampilkan semua dan hanya bekerja terlibat dengan suatu proyek tertentu.
 
Proses ketiga dalam manajemen integrasi merupakan pengembangan dari rencana proyek. Rencana proyek meliputi project charter, definisi proyek, tujuan proyek, anggaran proyek, jadwal proyek, sumber daya yang dibutuhkan untuk proyek, pendekatan, rencana pengelolaan, dan penilaian risiko awal.
 
Proses selanjutnya yang terlibat adalah mengarahkan dan pemantauan pelaksanaan proyek. Ini adalah ketika proyek benar-benar akan berlangsung. Produk yang dihasilkan selama fase ini meliputi produk deliverable akhir. Jika proyek ini di TI, deliverable akan menjadi program perangkat lunak.
 
Kelima, pekerjaan proyek harus dipantau dan dikendalikan. Salah satu aspek penting dari proses ini adalah manajemen perubahan. Permintaan untuk perubahan proyek dapat dilakukan selama siklus hidup proyek. Jika permintaan ini tidak dimonitor dan dikontrol, maka kualitas proyek dapat dikompromikan. Sebuah tim harus dibentuk dalam rangka untuk mengawasi permintaan perubahan dan penerapan perubahan. Proses ini berkaitan erat dengan keenam: mengontrol perubahan yang terintegrasi.
 
Akhirnya, proyek harus ditutup bila telah selesai. Penutupan proyek melibatkan meninjau proses, keberhasilan dan defisit yang ditemukan selama siklus hidup proyek. Selama fase ini, sebuah pelajaran dokumen yang dihasilkan oleh tim manajemen proyek.?
 
Integrasi Manajemen Proyek
• Risiko Kondisi
1.                  perencanaan yang tidak memadai, integrasi atau alokasi sumber daya
2.                  Kurangnya tujuan yang jelas dan indikator kunci keberhasilan
3.                  Kurangnya manajemen proyek secara menyeluruh

            Dalam aplikasi dunia nyata yang melibatkan upaya koordinasi komponen Manajemen Proyek Integrasi dengan jelas didefinisikan oleh batas-batas. Interaksi antara proses-proses individu membutuhkan integrasi efektif dalam Manajemen Proyek.


Knowledge areas dari Project Integration Management:
1. Project Scope Management.
2. Project Time Management.
3. Project Cost Management.
4. Project Quality Management.
5. Project Human Management.
6. Project Communication Management.
7. Project Risk Management.
8. Project Procurement Management.

A. Project Charter
Adalah dokumen formal yang menyatakan keberadaan sebuah proyek dan memberikan arahan akan tujuan dan manajemen proyek. Keberadaan project charter dapat digunakan untuk memberikan wewenang penggunaan sumber daya yang ada dalam sebuah organisasi dalam rangka menyelesaikan sebuah proyek.
a. Informasi yang terkandung dalam Project Charter
• Nama Proyek
• Masa berlaku proyek
• Nama Manajer Proyek beserta informasinya
• Ringakasan jadwal proyek
• Ringkasan budget proyek
• Gambaran singkat mengenai tujuan proyek, termasuk
• kebutuhan bisnis, dan justifikasi lainnya yang menyatakan
• pentingnya proyek dilaksanakan.
• Ringkasan pendekatan dalam manajemen proyek
• Tugas umum dari masing-masing anggota tim proyek
• Tanda tangan key project stakeholders
• Kolom komentar yang disediakan agar dapat diisi oleh stakeholder

B. Membangun Project Preliminary Scope
Adalah scope statement awal yang dibangun selama inisiasi proyek agar seluruh tim proyek dapat segera memulai diskusi pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan proyek sesuai dengan ruang lingkup proyek.
a. Informasi yang terkandung dalam Project Pleminary Scope
• Tujuan proyek
• Deskripsi produk/servis
• Kriteria produk yang akan diterima
• Asumsi dan hambatan terhadap proyek
• Struktur organisasi
• Resiko
• Jadwal
• Gambaran awal biaya

C. Membangun Project Management Plan
Adalah dokumen yang dapat digunakan untuk mengkoordinasikan semua dokumen perencanaan proyek. Tujuan utamanya adalah memberikan tuntunan dalam eksekusi proyek.
a. Elemen-elemen umumnya
• Gambaran Umum mengenai proyek
• Deskripsi bagaimana proyek diorganisir
• Manajemen dan proses teknis yang digunakan dalam proyek
• Pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan, jadwal dan informasi biaya proyek

D. Eksekusi Proyek
Adalah tahap melaksanakan pekerjaan yang telah digambarkan dalam project plan. Area aplikasi proyek sangat mempengaruhi eksekusi proyek, karena selama eksekusi proyek inilah produk dari proyek dihasilkan.
 
Keterampilan yang harus dimiliki untuk eksekusi Proyek:
• Kepemimpinan
• Komunikasi
• Politik
• Kemampuan menggunakan tools dan techniques

E. Kontrol Proyek
Output penting dari proses ini adalah rekomendasi tindakan korektif atau preventif. Korektif dalam rangka meningkatkan kinerja proyek, preventif dalam rangka mereduksi probabilitas konsekuensi negatif yang berkaitan dgn resiko proyek.

F. Penutupan Proyek
Hal yang harus dilakukan mengakhiri semua aktivitas dan menyampaikan hasil kerja proyek (tuntas/tidak) pada orang yang tepat.

SUMBER:
1. Ebook dari http://imeldas.blog.ittelkom.ac.id/blog/

Project Integration Management

Project Integration Management » The FIM Site kali ini akan sedikit berbagi info mengenai Project Integration Management.

CHAPTER 4



Project Integration Management includes the processes required to ensure that the various elements of the project are properly coordinated. It involves making trade-offs among competing objectives and alternatives in order to meet or exceed stake-holder needs and expectations. While all project management processes are inte-grative to some extent, the processes described in this chapter are primarily integrative.

 

These processes interact with each other and with the processes in the other knowledge areas as well. Each process may involve effort from one or more individuals or groups of individuals based on the needs of the project. Each process generally occurs at least once in every project phase.
 

Although the processes are presented here as discrete elements with well-defined interfaces, in practice they may overlap and interact in ways not detailed here. Process interactions are discussed in detail in Chapter 3.
The processes, tools, and techniques used to integrate project management processes are the focus of this chapter. For example, project integration manage-ment comes into play when a cost estimate is needed for a contingency plan or when risks associated with various staffing alternatives must be identified. Howev-er, for a project to be completed successfully, integration must also occur in a num-ber of other areas as well.


4.1 Project Plan Development

Project plan development uses the outputs of the other planning processes to create a consistent, coherent document that can be used to guide both project execution and project control. This process is almost always iterated several times. For exam-ple, the initial draft may include generic resources and undated durations while the final plan reflects specific resources and explicit dates. The project plan is used to:

Guide project execution.


  1. Document project planning assumptions.
  2. Document project planning decisions regarding alternatives chosen.
  3. Facilitate communication among stakeholders.
  4. Define key management reviews as to content, extent, and timing.
  5. Provide a baseline for progress measurement and project control.


  • Inputs to Project Plan Development
  1. Other planning outputs.
  2. Historical information.
  3. Organizational policies.
  4. Constraints.
  5. Assumptions.


  • Tools and Techniques for Project Plan Development
  1. Project planning methodology.
  2. Stakeholder skills and knowledge.
  3. Project management information system (PMIS).


  • Outputs from Project Plan Development
  1. Project plan.
  2. Supporting detail.

4.2 Project Plan Execution

Project plan execution is the primary process for carrying out the project plan—the vast majority of the project’s budget will be expended in performing this process. In this process, the project manager and the project management team must coordinate and direct the various technical and organizational interfaces that exist in the project.


  • Inputs to Project Plan Execution
  1. Project plan.
  2. Supporting detail.
  3. Organizational policies.
  4. Corrective action.
  5. General management skills.
  6. Product skills and knowledge.
  7. Work authorization system.
  8. Status review meetings.
  9. Project management information system.
  10. Organizational procedures.
  • Tools and Techniques for Project Plan Execution


  • Outputs from Project Plan Execution
  1. Work results.
  2. Change requests.

4.3 Overall Change Control

Overall change control is concerned with (a) influencing the factors which create changes to ensure that changes are beneficial, (b) determining that a change has oc-curred, and (c) managing the actual changes when and as they occur. Overall change control requires:

ü      Maintaining the integrity of the performance measurement baselines—all approved changes should be reflected in the project plan, but only project scope changes will affect the performance measurement baselines.

ü      Ensuring that changes to the product scope are reflected in the definition of the project scope (the difference between product and project scope is discussed in the introduction to Chapter 5).

ü      Coordinating changes across knowledge areas as illustrated in Figure 4–2. For example, a proposed schedule change will often affect cost, risk, quality, and staffing.


  • Inputs to Overall Change Control
  1. Project plan.
  2. Performance reports.
  3. Change requests.


  • Tools and Techniques for Overall Change Control
  1. Change control system.
  2. Configuration management.
  3. Performance measurement.
  4. Additional planning.
  5. Project management information system.


  • Outputs from Overall Change Control
  1. Project plan updates.
  2. Corrective action.